PALANGKA RAYA, METRO PKY ONLINE – Pemerintah daerah di Kalimantan Tengah terus mempercepat langkah adaptasi pembangunan guna menjawab berbagai dinamika dan tantangan yang berkembang sepanjang tahun 2026.
Anggota DPRD Kalimantan Tengah, Yeni Maria M menilai kemampuan menyesuaikan program pembangunan menjadi kunci utama dalam menjaga efektivitas kebijakan pemerintah daerah.
Menurutnya, perubahan kebutuhan masyarakat saat ini menuntut kebijakan yang lebih fleksibel, responsif, dan mampu mengikuti kondisi riil di lapangan.
“Perencanaan pembangunan sekarang tidak bisa lagi bersifat kaku. Program harus mampu menyesuaikan perkembangan situasi dan kebutuhan masyarakat,” ujarnya, Selasa (21/4/2026).
Yeni menjelaskan, berbagai sektor di Kalimantan Tengah mulai melakukan penyesuaian arah program pembangunan, mulai dari pelayanan publik hingga penguatan ekonomi masyarakat.
Langkah tersebut dilakukan agar setiap kebijakan yang dijalankan tetap relevan, tepat sasaran, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Ia menilai adaptasi pembangunan juga mencerminkan kesiapan daerah dalam menghadapi tantangan global, termasuk perubahan ekonomi, perkembangan teknologi, dan dinamika sosial yang terus berkembang.
Menurutnya, daerah yang mampu beradaptasi dengan cepat akan lebih unggul dalam mendorong pertumbuhan dan meningkatkan daya saing daerah.
Selain itu, inovasi dalam penyusunan program juga dinilai menjadi faktor penting dalam mempercepat pembangunan yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
“Pendekatan yang berbasis kebutuhan masyarakat akan menghasilkan kebijakan yang lebih efektif,” katanya.
Yeni juga mendorong penguatan sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, dan masyarakat agar proses penyesuaian program pembangunan dapat berjalan optimal dan sesuai harapan masyarakat.
Dengan kolaborasi yang kuat, setiap kebijakan pembangunan dinilai akan lebih mudah disesuaikan dengan kondisi nyata di lapangan.
Ia turut mengapresiasi langkah-langkah yang telah dilakukan pemerintah daerah dalam mempercepat penyesuaian program pembangunan di Kalimantan Tengah.
Yeni optimistis arah pembangunan yang adaptif dan responsif akan memberikan dampak positif terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.
“Ke depan, Kalimantan Tengah diharapkan terus mampu menjaga keseimbangan antara perencanaan pembangunan dan kebutuhan aktual masyarakat,” pungkasnya.



















