Dukungan Penuh untuk Korban Kebakaran di Jalan Christophel Mihing, Palangka Raya

Palangka Raya, METRO PKY ONLINE โ€“ Musibah kebakaran hebat yang melanda kawasan padat penduduk di Jalan Christophel Mihing, Kelurahan Langkai, Kecamatan Pahandut, Kota Palangka Raya, pada Rabu (15/1/2026), menjadi peristiwa duka yang membekas di ingatan warga. Api yang diduga berasal dari korsleting listrik di salah satu rumah warga menjalar cepat bagaikan angin panas yang tak terbendung, melahap bangunan demi bangunan di sekitarnya.

Dalam kurun waktu yang relatif singkat, sedikitnya tujuh rumah warga ludes terbakar. Asap hitam membumbung tinggi, disertai teriakan panik warga yang berusaha menyelamatkan diri dan harta benda seadanya. Jalan yang biasanya ramai oleh aktivitas warga berubah menjadi lautan manusia yang diliputi kepanikan dan kesedihan.

Tragedi ini tidak hanya menimbulkan kerugian materi, tetapi juga memakan korban jiwa. Tiga orang warga dilaporkan meninggal dunia akibat terjebak dalam kobaran api, sementara sekitar dua puluh orang lainnya mengalami luka-luka, termasuk anak-anak dan lansia. Mereka yang selamat segera dievakuasi ke tempat aman dan mendapatkan penanganan medis dari petugas kesehatan.

Lurah Langkai, Muhamad Abidin, SH, menyampaikan rasa duka cita mendalam atas musibah tersebut. Menurutnya, kebakaran ini adalah cobaan berat yang menguji ketangguhan sosial masyarakat.
โ€œApi memang telah merenggut rumah dan kenangan warga, namun tidak membakar kepedulian dan rasa kemanusiaan kita. Di tengah abu dan puing, kita menyaksikan gotong royong tumbuh dengan kuat,โ€ ujarnya dengan nada prihatin.

Baca juga ยป  Bantuan Komunitas Aliansi Gojek Bersatu untuk Korban Kebakaran di Palangka Raya

Respons cepat juga ditunjukkan oleh Pemerintah Kecamatan Pahandut. Camat Pahandut, Said Zain Bahsin, langsung turun ke lokasi kejadian untuk memastikan proses penanganan berjalan dengan baik. Ia menegaskan bahwa kehadiran pemerintah adalah bentuk tanggung jawab moral dan sosial kepada masyarakat.
โ€œKami hadir bukan hanya membawa bantuan, tetapi juga memastikan warga terdampak merasa diperhatikan dan tidak dibiarkan menghadapi musibah ini sendirian. Pemerintah harus menjadi sandaran ketika rakyatnya tertimpa musibah,โ€ tegasnya.

Sebagai bentuk kepedulian, Pemerintah Kecamatan Pahandut bersama Kelurahan Langkai menyalurkan bantuan berupa paket sembako, pakaian layak pakai, serta kebutuhan dasar lainnya. Bantuan tersebut dihimpun dari berbagai elemen, baik pemerintah maupun partisipasi masyarakat, dan disalurkan secara bertahap sesuai hasil pendataan.

Sekretaris Lurah Langkai, Melky Papilaya, SH, menjelaskan bahwa pendataan korban dilakukan secara teliti dan transparan agar bantuan tepat sasaran.
โ€œKami ibarat sedang merangkai kembali kepingan kehidupan warga yang sempat tercerai-berai oleh musibah. Setiap data sangat penting agar tidak ada warga terdampak yang terlewatkan,โ€ ungkapnya.

Sementara itu, Dedy Ruswandi, S.Pd, selaku Kepala Seksi Kesejahteraan Sosial Kelurahan Langkai, menekankan pentingnya pemulihan sosial dan psikologis pascakebakaran.
โ€œYang terbakar bukan hanya rumah, tetapi juga rasa aman dan ketenangan batin. Oleh karena itu, selain bantuan materi, dukungan moral dan pendampingan sosial menjadi kebutuhan mendesak bagi para korban,โ€ jelasnya.

Baca juga ยป  Pemkot Palangka Raya Imbau Warga Tidak Memberikan Uang ke Pengemis di Jalan

Peran Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) Kelurahan Langkai juga sangat menonjol sejak awal kejadian. Nur Jaya, S.Ag., M.Pd dan Suprianto, B.Sc, bersama anggota Satlinmas lainnya, berada di garis depan membantu evakuasi warga, mengamankan lokasi, serta mengatur lalu lintas agar mobil pemadam kebakaran dapat bergerak cepat.

โ€œKami berdiri di antara api dan keselamatan warga. Setiap langkah kami ambil semata-mata untuk mencegah korban bertambah,โ€ ujar Nur Jaya.
Suprianto menambahkan, tugas Satlinmas tidak berhenti setelah api padam. โ€œKami terus mengawal penyaluran bantuan dan menjaga lokasi agar warga merasa aman. Ini adalah pengabdian, bukan sekadar tugas,โ€ katanya.

Pasca kebakaran, sinergi antara Kelurahan Langkai, Kecamatan Pahandut, Satlinmas, dan masyarakat menjadi kekuatan utama dalam proses pemulihan. Warga sekitar bergotong royong membersihkan sisa-sisa kebakaran, sementara bantuan terus berdatangan dari berbagai pihak.

Musibah kebakaran di Jalan Christophel Mihing menjadi pengingat bahwa bencana bisa datang kapan saja tanpa peringatan. Namun di balik peristiwa kelam tersebut, tumbuh semangat kebersamaan dan solidaritas yang menguatkan. Dari puing-puing yang tersisa, warga Langkai perlahan menata harapan, percaya bahwa kehidupan dapat dibangun kembali dengan kebersamaan dan kepedulian

Tampilkan lebih banyak

Berita Terkait

Back to top button